Lagi, lagi, dan lagi... kehidupan
menyeretku untuk kembali bekerja untuk keabadian. Ya, Menulis, menurut
pramoedya ananta toer orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak
menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah, menulis adalah
bekerja untuk keabadian. Kali ini aku dipertemukan oleh seorang penulis blog
yang tergolong pintar mengolah kata, karya-karyanya berserakan di dalam blognya
yang beralamat di abjadbisu.blogspot.com.
Setelah inspirasiku pergi bersama
raganya, seakan aku terkungkung dalam kubangan kegelapan, tanpa tulisan. Air
pun seolah tak mau kalah untuk ikut membuntu otakku, semakin tak produktif saja
aku memproduksi tulisan-tulisan,
menghiasi halaman laptop, atau bahkan sedikit menyampah di situs-situs jejaring
sosial. Kini Kembali kutemukan sosok yang mampu mengispirasiku, membuka
kebuntuan otakku oleh kubangan air, atau setidaknya menggantikan posisi
inspiratorku.
Saya cukup bangga bisa menemukan
inspirasi menulis lagi, saya juga bangga bisa kembali menulis lagi,
memperkejakan otakku yang selama ini mati suri, membuatku kembali membaca untuk
menambah khazanah menulisku.
Terima kasih kepada pemegang akun
abjadbisu.blogspot.com telah mengembalikan hasrat menulisku yang pernah mati
suri. Berpartner untuk menghasilkan karya-karya original yang akan menjadi
karya besar dunia. Dan mari menyulam halaman blog dengan karya kita........
terima kasih inspirasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar